
Arah Kiblat
Contoh gambar di atas menunjukkan dua Masjid yang berbeda arah kiblatnya.
Dengan menggunakan Google Earth kita bisa menentukan arah kiblat di mana kita tinggal. Beri tanda tempat tinggal kita di Google Earth, kemudian beri tanda letak Ka’bah di Google Earth. Tarik garis lurus dengan menngunakan fasilitas penggaris di Google Earth untuk mengukur jarak sekaligus menentukan arah kiblat.
Cara ini relatif akurat, meskipun perlu diuji keakuratan photo-photo Google Earth tersebut. Namun untuk memastikan kebenaran arah kiblat kita bisa menentukannya dengan sederhana, yaitu dengan melihat arah bayangan semua benda ketika matahari tepat di atas Ka’bah yang terjadi 2 kali setahun. Pada saat itu semua bayangan benda di muka bumi mengarah ke Ka’bah. Waktu terjadinya saat matahari tepat di atas Ka’bah bisa dilihat di Kalender Menara Kudus atau kalenden lainnya (biasanya kalender NU).
Semoga bermanfa’at.





